Skip to main content

Posts

Showing posts from August, 2013

Buletin #3 #PKPT2013

Kiri ke Kanan Hal 8 - 1

Usung Identitas lewat Hymne

Selasa (20/8), Maba Fakultas Pendidikan Psikologi (FPPsi) menyanyikan Hymne Psikologi yang baru diciptakan. Hymne mulai digemakan saat hari kedua PKPT 2013. Fakultas yang baru berumur dua tahun ini mengagendakan setiap pergantian acara diselingi dengan menyanyikan hymne psikologi terlebih dahulu, pasalnya Maba FPPsi diwajibkan hafal hymne psikologi.

Berebut Simpati Maba

            Rabu (21/8), ruang AVA E6 Fakultas Sastra ramai dengan sorakan mahasiswa baru (Maba) ketika pasukan dmeo dari Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Mahasiswa Pecinta Alam (MPA) Jonggring Salaka memasuki ruangan. Tepat pukul 09.00 WIB operator dari Jonggring Salaka memutar video tentang ekspedisi dan kegiatan berpetualang mereka. Mereka yang terdiri dari Regina Ayu, Aat, Andri, Joni dan Bambang antusias mengenalkan Jonggring Salaka kepada Maba. Mereka juga menginformasikan seputar Open Recruitment yang dibuka mulai tanggal 21 Agustus hingga 12 Oktober 2013. Kegiatan yang mereka tawarkan sangat menarik mulai dari Fun Climbing hingga Fun Rafting. Antusiasme Maba juga terlihat ketika Joni dan Bambang selaku MC membuat guyonan hingga Maba tertawa terpingkal-pingkal. Disela-sela demo, banyak dari Maba yang bertanya seputar kegiatan-kegiatan yang ada di Jonggring Salaka.

Dekan FIS Angkat Bicara

            Ditemui ketika sedang berdiskusi tentang penyebaran selebaran yang dilakukan oleh beberapa UKM dengan DMF FIS, Prof. DR. Haryono M.Pd. selaku dekan FIS mengungkapkan, “BEM U seharusnya tidak melarang penyebaran selebaran. Mereka seharusnya hanya melarang beredarnya selebaran yang berisi kalimat provokatif.” Prof. Haryono menjelaskan bahwa selebaran itu penting, hal tersebut mengacu pada sejarah bahwa salah satu cara para pejuang bangsa terdahulu untuk mengupayakan kemerdekaan Indonesia adalah dengan menyebarkan selebaran-selebaran. Oleh karena itu, ketika sebuah selebaran berisi suatu hal yang sifatnya positif maka itu sah-sah saja, begitu juga pungkasnya. Pernyataan beliau ini berkaitan dengan pelarangan mahasiswa baru untuk menerima semua jenis selabran oleh BEM U.

Kerja Panitia Diambang Limited

            Fakultas Sastra - Panitia Pengenalan Kehidupan Perguruan Tinggi (PKPT), Rabu (21/08) tidak terlihat sesibuk hari kemarin. Suasana yang sama juga terlihat di dalam ruangan D7, Fakultas Sastra, tempat berkumpulnya mahasiswa baru. Pasalnya dengan kegiatan PKPT yang berbasis kelas seperti ini tidak terlalu menguras tenaga panitia. Agenda pagi hari ini diisi dengan “ Demo Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM)”, dimana setiap UKM telah dijadwal untuk mempromosikan masing-masing UKM sesuai dengan periode waktunya. Sedangkan dibeberapa gedung tempat maba berkumpul , terlihat banyak panitia yang tidak bertugas alias nganggur .

Pojok UKM: Studio Foto untuk Mahasiswa Baru

BEM UM menyelenggarakan Open House Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) UM pada jumat (23/8). Semua UKM UM mengapresiasi acara tersebut termasuk Himpunan Mahasiswa Fotografi (Himafo). “ Open House kali ini kami membuat konsep studio foto,” kata Rekli selaku ketua pelaksana Diklat Himafo. Rekli menjelaskan bahwa Himafo membuat konsep studio foto di dalam sekretariatan yang akan dijadikan spot utama.  Sedang di luar sekretariatan akan dirapikan, dipasang karpet, dan dibuat akses jalan. “K ami buat seperti menyambut tamu,” tambah Rekli mahasiswa Jurusan Teknologi Pendidikan.

Sejenak di Kantin FIP

            Di hari ketiga ini, pelaksanaan Pengenalan Kehidupan Perguruan Tinggi (PKPT) di Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) terlihat lebih lancar dan tertib daripada hari sebelumnya (20/8). Sistem PKPT yang lebih berbasis Sistem dalam Kelas kali ini tidak banyak menuntut mahasiswa baru dan panitia untuk bekerja ekstra. Bahkan, di sela-sela kegiatan PKPT pagi ini, beberapa panitia pelaksana PKPT FIP terlihat sedang bersantai di kantin fakultas.

Pelanggaran Maba FT

Hari Ketiga Perkenalan Kehidupan Perguruan Tinggi (PKPT) di UM memiliki salah satu agenda demo UKM oleh UKM-UKM yang belum beraksi pada hari pertama PKPT. Selain itu, hari ini suasana lebih santai dari hari sebelumnya dengan penggunaaan dresscode bebas.“Meskipun hari sebelumnya telah dihimbau untuk menggunakan kemeja berkerah rapi bersepatu, tetapi ternyataada beberapa Maba yang masih menggunakan baju berbahan kaos, anak perempuan yang menggunakan sepatu cantik, juga memakai topi balaklava seakan mereka mau bertamasya ke Bromo” Sesal Fitri selaku DMF FT.

Headline: BEM U dapat Rapor Merah dari Rektorat

“(BEM U, red) Dikit-dikit wadul . Dikit-dikit wadul . Dikit-dikit minta mediasi. Anak kecil aja bisa. Pengennya aman, minta perlindungan. Kadang-kadang langsung maunya ke rektor.” ungkap Pak Sucipto selaku Wakil Rektor 3 ketika ditanya pendapatnya mengenai permasalahan antara BEM Universitas (BEM U) dan beberapa BEM Fakultas (BEMFA). Permasalahan yang pada awalnya dimulai dari keputusan sepihak dari BEM U untuk melarang mahasiswa baru (Maba) FIS (Fakultas Ilmu Sosial) membawa koran sebagai alas duduk, juga pelarangan penyebaran selebaran berupa jadwal dari BEM FT dan BEM FIP. Kebijakan BEM U tersebut membuat BEMFA geram.

Penampakan Buletin #2 #PKPT2013

halaman kiri ke kanan: 12 -1

Lomba Cerpen

Ayo semarakkan semarakkan!!!  MAHAKARYA PENULIS MUDA  oleh: UKM Penulis

Mengintip Hari Kedua PKPT di FE

Hari kedua PKPT (20/8) dilakukan di fakultas masing-masing. Di FE, panitia sudah berkumpul sejak pukul 05.00 pagi dan mulai berada di depan gedung-gedung tempat pelaksanaan PKPT pukul 05.30. Hal ini dikarenakan hari ini adalah hari pertama bagi mahasiswa baru untuk memasuki gedung FE. “Ini menjadi kendala karena tidak ada pembarisan,” kata Achmad Afandi Ketua BEM FE.

Tempat Berpencar, PKPT Tehnik Kondusif

            Pagi ini, (20/8) para mahasiswa baru (Maba) 2013 yang mengikuti PKPT, pertama kali memasuki fakultas masing-masing. tidak seperti tahun kemarin, fakultas tehnik (FT) memisahkan tiap jurusan di tempat yang berbeda. Jurusan mesin ada di H5 lantai4, jurusan industri di H5 lantai 2, jurusan elektro di Sasana Krida (Sakri), dan jurusan sipil di gedung tehnik sipil. Pemisahan ini mengikuti keputusan dari pejabat kampus atau panitia universitas. Hal ini dilakukan agar hasil PKPT lebih terarah, selain itu hal ini disebabkan oleh kurangnya ruangan untuk menampung kapasitas Maba yang banyak.

Klarifikasi

Tulisan Pro-kontra Car Free Day UM yang dimuat pada bulletin SIAR Edisi Mei 2013. Menyatakan bahwa Car Free Day diadakan oleh MENWA, bahwa yang sebenarnya adalah acara Car Free Day merupakan acara yang digagas oleh UK Jonggring Salaka.

Tidak Ada Istirahat, Tidur di Kelas pun Jadi

            Selasa (20/08). Fakultas Pendidikan Psikologi (FPPsi) mengawali hari kedua Pengenalan Kehidupan Perguruan Tinggi (PKPT) berbasis kelas di aula perpustakaan UM dengan materi pertama yaitu perkenalan pemimpin dan ketua ORMAWA fakultas yang diikuti oleh sekitar 186 mahasiswa baru (Maba). Seluruh Maba serempak memakai pakaian batik sesuai dengan pengumuman Nomor 7290/UN32.1/PKPT/2013 yang telah dicanangkan oleh universitas. Kelas berjalan cukup kondusif, suasana tenang dan Maba memperhatikan setiap materi yang diberikan oleh pemateri yang berasal dari dosen fakultas psikologi.

MABA FIK PKPT di Lapangan Tenis

Malang (20/8), Pelaksanaan Pengenalan Kehidupan Perguruan Tinggi Fakultas Ilmu Keolahragaan (PKPT-FIK) berjalan dengan lancar meskipun angin kencang menembus lapangan tenis semi indoor di dekat Graha Cakrawala. Awalnya mahasiswa baru (Maba) FIK ini ditempatkan di gedung Kenanga namun kapasitas gedung tersebut tidak memadai untuk menampung 520 Maba, akhirnya PKPT ditempatkan di lapangan tenis. “Adanya pemindahan tempat yang mendadak ini membuat panitia PKPT-FIK mempunyai gagasan agar Maba tersebut membawa alas duduk berupa sajadah dengan tujuan agar sekaligus bisa digunakan untuk alas sholat berjamaah. Namun, karena PKPT diagendakan selesai pukul 13.00 EIB akhirnya panitia mengusulkan untuk membawa kardus sebagai alas duduk,” papar Imam selaku penanggung jawab panitia PKPT-FIK.

Buletin #1 #PKPT2013

Beginilah Penampakan Buletin pertama edisi PKPT 2013 Penampakan kiri: halaman4 kanan: haman1

Mejikuhibiniu Samin

Merasa Dikesampingkan BEM FT Sempat Mogok

            Pengenalan Kehidupan Perguruan Tinggi ( PKPT)  yang setiap tahun diadakan untuk menya m but kedatangan Mahasiswa Baru (Maba) UM dilaksanakan mulai hari ini, Rabu (19/8). “T ahun ini dan tahun kemarin sangat berbeda jauh . Jika tahun-tahun sebelumnya PKPT dipanitiai oleh BEM, tahun ini BEM tidak mempunyai campur tangan untuk penyusunannya. Bahakan awal pembentukannya BEM hanya mendapat 3 pekerjaan, menge pack buku, jaga presensi dan operator LCD.” kata Eko Prassetyo, ketua BEM FT. Tahun ini, BEM FA tidak mendapatkan dana untuk pelaksanaannya. Pembentukan panitianya juga menghadapi masalah , bahkan pihak BEM FA sempat mengeluarkan surat pengunduran diri menjadi kepanitiaan PKPT kepada pihak fakultas dikarenakan adanya tuntutan BEM FA tentang kuota kepanitiaan yang akan di bentuk. “ S etelah rembukan dengan Ormawa, HMJ, DPM apabila kuota anggota paniti a tidak sesuai dengan keinginan, kita tidak berangkat , ” j elas ketua BEM FT.

Psycho Village dan ChaBul FPPsi

                                                “Psycho Village , Merintis Satu Warna Segala Rasa” itulah tema Pengenalan Kehidupan Perguruan Tinggi (PKPT) yang diusung oleh Fakultas Pendidikan Psikologi (FPPsi) tahun ini. Menurut keterangan humas Panitia PKPT FPPsi 2013 , fakultas psikologi diibaratkan sebuah desa, mereka ingin memperkenalkan seluk-beluk keadaan lingkungan FPPsi pada m ahasiswa baru (Maba) dengan baik . “ Merintis Satu Warna Segala Rasa ” menyiratkan makna bahwa mereka ingin terjalin kekompakan dan kekeluargaan sesama mahasiswa psikologi , dari berbagai angkatan tanpa membedakan tingkat . Mahasiswa baru fakultas psikologi diberi julukan “Magenta Muda” . Magenta diambil dari warna bendera psikologi yaitu ungu magent a dan muda melambangkan kondisi mereka sebagai anggota baru di FPPsi.

HEADLINE: PKPT Berbasis Kelas Mengurangi Kedisplinan Mahasiswa Baru

Rektor UM dalam pidatonya mengatakan bahwa PKPT tahun 2013 bertema PKPT Berbasis Kelas. Hal serupa juga dituturkan Delon Akbar Taradipa, selaku ketua Dewan Perwakilan mahasiswa (DPM). “Pada PKPT tahun ini, Maba dibebaskan dari segala bentuk tugas yang tidak relevan dengan bidang akademis, tidak ada bentak-bentakan, dan tidak ad a baris-berbaris . ”

FIP Bersiaga Menyambut MABA 2013

             Suasana di sekitar area Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Universitas Negeri Malang pagi hari terasa begitu berbeda. Beberapa orang terlihat hilir-mudik masuk keluar Gedung Kuliah Bersama (GKB) Fakultas Ilmu Pendidikan untuk mempersiapkan pelaksanaan Pengenalan Kehidupan Perguruan Tinggi (PKPT) yang sejatinya diselenggarakan pada hari Senin (19/8).             Mahasiswa Baru UM angkatan 2013 di hari pertama ini lebih dikondisikan di Gedung Graha Cakrawala UM. Dengan kondisi seperti ini, para panitia yang ikut andil dalam persiapan PKPT di Fakultas masing-masing, khususnya FIP mulai bersiaga menghadapi penyelenggaraan PKPT yang akan diselenggarakan mulai besok (20/8) hingga dua hari kedepan.

Bemfa Kehilangan Taji

Ada yang berbeda pada pelaksanaan PKPT hari pertama (19/8) tahun ini dengan tahun-tahun sebelumnya. Tidak dijumpai lagi atibut-atribut unik yang biasanya menjadi perlengkapan yang wajib dibawa Maba seperti tahun-tahun lalu. Tidak ada lagi sirine dan teriakan panitia di pagi buta yang menyuruh Maba bergegas. Jadwal masuk Maba pun sangat longgar, jika tahun sebelumnya Maba diwajibkan datang jam 05.00 WIB, tahun ini Maba masuk jam 07.00 WIB. Selain itu, tidak ada lagi seremoni pagi di fakultas masing-masing karena Maba diarahkan untuk langsung berkumpul di Graha Cakrawala.

FS Gembleng Mental Maba lewat Student Day

Senin (19/8) Pengenalan Kehidupan Perguruan Tinggi (PKPT) tahun ini memang agak berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Pasalnya banyak peraturan yang berubah. Panitia PKPT Fakultas Sastra juga merubah konsep yang sudah jadi sebelumnya. Panitia PKPT yang terdiri dari BEMFA dan HMJ sudah membuat konsep PKPT sama seperti PKPT tahun sebelumnya, namun mengalami perubahan konsep pada awal Juli setelah Surat Keterangan ( SK ) Rektor turun. “

Biar Outdoor, Maba Tetap Bugar

            Pengenalan Kehidupan Perguruan Tinggi (PKPT) Selasa (20/8) di Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK),  berlangsung lancar. Tahun ini, jumlah Maba FIK bertambah dari tahun sebelumnya (2012-red). Pertambahan kuota tersebut dampak FIK menambah prodi baru, yakni Kesehatan Masyarakat. Itu berarti FIK total mempunyai empat prodi, antara lain Program Studi Pendidikan Jasmani dan Kesehatan (PJK), Ilmu Keolahragaan (IK), Pendidikan Kepelatihan Olahraga (PKO) dan Ilmu Kesehatan Masyarakat (IKM).

DMF Gantikan Peran DPM

Pengenalan Kehidupan Perguruan Tinggi (PKPT), Universitas Negeri Malang (UM) hari kedua (20/8) tampak sepi. Kebijakan Rektor pada pelaksanaan PKPT tahun ini berbasis kelas, menjadi penyebab jalan di sekitar Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) sepi dari Mahasiswa baru (Maba), tertinggal segelintir mahasiswa lama dan beberapa panitia PKPT. Tak nampak seragam bertuliskan DPM UM. Saat dikonfirmasi pada Ketua Dewan Mahasiswa Fakultas (DMF) FMIPA , ia mengatakan Peraturan PKPT tahun 2013 yang diputuskan pada Rapat Pimpinan ( Rapim ) terakhir , p engawasan hanya dari R ektorat, t idak ada pengawasan dari mahasiswa sehingga menyebabkan DPM tidak ada yang turun ke Fakultas. “Kemar i n saya juga nunggu undang-undang dari DPM mengenai PKPT , tapi karena peraturan dari rektorat pengawasan dilakukan langsung oleh pihak R ektorat, maka DPM tidak mengeluarkan undang-undang . ” u cap perempuan bernama lengkap Ramandhita ini .

Dilema BEM FIP

            Di tengah hiruk-pikuk Pengenalan Kehidupan Perguruan Tinggi (PKPT) hari ini (20/8), masih menjadi dilema di kalangan organisatoris universitas, khususnya bagi mereka yang berkecimpung dalam BEM Fakultas Ilmu Pendidikan. Berkaitan dengan ditolaknya konsep dari pihak BEM Fakultas (BEMFA) mengenai Sistem Luar dan diberlakukannya Sistem Dalam Kelas ke dalam seluruh agenda PKPT tahun ini, hal tersebut pada akhirnya berdampak terhadap seluruh fakultas di Universitas Negeri Malang (UM). BEM Fakultas harus mengikuti Surat Keputusan (SK) yang dikeluarkan oleh Rektor. Model PKPT yang pernah diterapkan di tahun-tahun sebelumnya, seperti pembarisan, tidak berlaku lagi.