Skip to main content

Posts

Showing posts from March, 2016

Semangat Juang

*Radhania Afika Sari unycommunity.com Daratan berlumpur magma dalam perut bumi mencuat, menggelegar serta meluap-luap Matahari memantulkan uap pesisir ultraviolet di belahan pagi ruang gela gulita bersemburan lingkaran api Cendawan berayun-ayun, menoleh cepat, bekerja kaca-kaca dermaga asing ia lompati bergerak mendekat menempuh 120 km bondongan kapitalis liuk-liuk bijaksana, menahan panasnya es menikam lobang-lobang bayangan *Pegiat LPM Siar, Jurusan Teknik Elektro

Percaya dan Berjuang

*Sukma Maharani P Hidup bagaikan menyusuri sebuah terowongan Panjang, sepi, dan gelap Lika liku setiap sudut, penuh rintangan Tetapi, pastilah ada cahaya di akhir perjalanan Hidup memang misterius Kenapa ada derita bila bahagia tercipta? Kenapa ada sang hitam jika putih itu suci? Kenapa banyak sudut jika lurus lebih mudah? Kenapa ada mendung jika pelangi lebih indah? Kenapa mawar yang indah harus berduri? Setiap kegelapan pasti tersimpan sinar terang Teruslah berjalan Berjuang dan bergerak Bangun dari kegelapan, keterpurukan Jangan kau dibelenggu oleh kegelapan Jalani yang ada di hadapanmu Berani berjuang untuk yang terbaik Lalui setiap rintangan yang ada Percayalah Setiap perjalanan pasti ada akhir Titik terang yang tersembunyi Cepat atau lambat Percayalah Mendung pasti akan berganti Jadilah kuat, berjuang dan bertahan Tangan terkepal dan maju ke muka Ingat, Tuhan tidak tidur, maha adil *Pegiat LPM Siar, Jurusan Manajemen 2013

Mahasiswa dan Esensi Voluntarisme

*S.W. Ardiana Putri   Manusia diciptakan untuk menebar kebaikan di bumi. Setelah diberi kesempatan hidup, kemudian pasti mati. Terbujur kaku dan tak berarti lagi selain kebaikan yang pernah ia beri. Sejatinya, manusia dikatakan berguna jika selalu peduli terhadap sesamanya.  Mahasiswa termasuk manusia yang seharusnya memiliki kepekaan terhadap masalah-masalah sosial. Peran mahasiswa sangat penting dalam kehidupan bermasyarakat karena mahasiswa adalah seorang akademisi yang memiliki kompetensi di bidangnya masing-masing yang diharapkan bisa berkontribusi untuk mengatasi berbagai masalah sosial tersebut. Mahasiswa keguruan misalnya, dia bisa memberikan sumbangsih berupa kemampuannya mengajar anak- anak yang masih terbengkalai dalam hal pendidikannya. Voluntarisme merupakan kegiatan memberikan pelayanan secara sukarela oleh sukarelawan dalam bentuk sumbangan berupa pikiran, tenaga, barang, uang, dan sebagainya sebagai wujud kepedulian sosial. Di Indonesia kegiatan seperti in

Organisasi Berlandaskan Sukarela

*Hana Anggita Volunteerism berasal dari kata Voluntas dalam Bahasa Latin yang berarti keinginan individu, sedangkan dalam Bahasa Indonesia berarti kesukarelawanan. Dewasa ini kegiatan yang berasaskan sukarela mulai bermunculan. Hal itu terjadi karena empati sosial akibat rasa pesimis masyarakat terhadap kinerja pemerintah yang terkesan lamban.  Menurut UN Volunteers definisi kegiatan kesukarelawanan , yaitu “ Volunteerism is not only the backbone of civil society organizations and social and political movements, but also of many health, education, housing and environmental programmes and a range of other civil society, public and private sector programmes worldwide. It is an integral part of every society. D eeply ingrained in many communities around the world are systems characterized by solidarity, compassion, empathy and respect for others, often expressed through the giving of one’s time .”   Hal tersebut mengungkapkan bahwa sektor kegiatan sukarela bukan hanya terjad