Skip to main content

Posts

Showing posts from December, 2016

Kebebasan Berorganisasi Dipertanyakan

Karikatur By:d.y.novitasari S.W Ardiana Putri* Membunuh pelan-pelan lebih menyakitkan daripada langsung terhunus pedang kemudin mati. Itulah yang dirasakan sebagian besar mahasiswa Universitas Negeri Malang (UM) yang ingin mengaktualisasikan ide, pemikiran, dan gagasan mereka dalam berorganisasi. Hal itu, karena adanya peraturan pembatasan jam malam yang dirasa sangat mematikan kreativitas mahasiswa.  Menilik peraturan Rektor Nomor 11 Tahun 2016 mengenai pemberlakuan batas jam malam untuk penggunaan ruang sekretariat Ormawa di UM beberapa waktu lalu, membuat sebagian besar mahasiswa, khususnya warga Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) merasa tak terima. Pasalnya, malam hari adalah waktu yang paling efektif untuk menyalurkan dan mengekspresikan bakat dan minat mahasiswa, karena pada siang hari mahasiswa harus berkutat dengan urusan akademik. Tidak hanya itu, jika batas jam malam diberlakukan maka secara otomatis alokasi waktu untuk kepentingan perkembangan organisasi akan

Mempertanyakan Kedaulatan Mahasiswa di UM

Gambar: bumirakyat.wordpress.com *Fajar Dwi Ariffandhi Momentum Pemilu Raya (Pemira) bisa menjadi sarana untuk belajar berdemokrasi. Lebih dari itu, demokrasi tentu tak sekadar agenda tahunan yang bersifat seremonial. Ada sebuah pandangan hidup yang menjunjung tinggi persamaan hak dan kewajiban yang patut diperjuangkan dalam demokrasi yaitu kedaulatan. Pemira bisa jadi hanya sebagian kecil contoh bagaimana mahasiswa dapat berdemokrasi dalam minatur negara yang kita sebut universitas. Dari tahun ke tahun, Pemira hanya menjadi bukti keberhasilan program Normalisasi Kehidupan Kampus/Badan Koordinasi Kemahasiswaan (NKK/BKK) menghipnotis mahasiswa untuk berkutat di dalam kampus dan saling adu jotos sesama mahasiswa. Termasuk di kampus UM, The Learning University. Kalau boleh meyakini, mayoritas para calon guru ini bukan tidak tahu bagaimana cara berdemokrasi. Mata kuliah Pancasila dan Kewarganegaraan adalah mata kuliah wajib yang harus ditempuh. Belum lagi dongeng-dongeng

Pemira UM 2016: Adakah Kepentingan Politik di Balik Perpanjangan Waktu?

Massa ingin memasuki gedung tuntut kejelasan proses mediasi Pemira. Ugik/SIAR Kamis (1/12) berlangsung   hajat besar di Universitas Negeri Malang (UM). Pemilu Raya (Pemira) tingkat Universitas maupun tingkat Fakultas serentak menggunakan e-vote yang dilaksanakan mulai pukul 08.00 WIB hingga ditutup pada pukul 16.00 WIB . Sepanjang sejarah Pemira UM, tahun ini adalah pertama kalinya e-vote digunakan.