Skip to main content

Posts

Showing posts with the label PKKMB Hari Kedua

Tempat Pembinaan Keagamaan Tak Jelas, Pengalihan Diberlakukan

Kesiapan Unit Kegiatan Mahasiswa Ikatan Keluarga Katolik (UKM IKK) dan Unit Kegiatan Mahasiswa Keluarga Mahasiswa Hindu (UKM KMHD) untuk menyambut rangkaian kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) masih menemui kendala.  Hingga hari ke-2 PKKMB berlangsung, Selasa (16/8), penyelenggaraan kegiatan pembinaan keagamaan bagi maba non muslim di kedua UKM itu masih belum memperoleh kejelasan mengenai tempat.

Beda Informasi, Tunjukkan Kurangnya Koordinasi antar Anggota BEM FIK

Berbedanya pendapat antara Sammy Lippo, salah satu anggota BEM FIK bidang hubungan organisasi luar, dengan Eko Wahyudi, ketua BEM FIK soal sanksi PKKMB FIK menunjukkan kurangnya koordinasi di BEM FIK dalam menyambut PKKMB FIK. Bila sebelumnya Sammy mengatakan mahasiswa baru (maba) yang melanggar diganjar sanksi sosial sebagai bentuk pendisiplinan, disisi lain Eko membantah adanya sanksi tersebut. Menurut Eko, tidak ada sanksi apapun di PKKMB FIK karena sistem poin yang diberlakukan sebagai standard kelulusan PKKMB. “Kalau mau lulus PKKMB kehadiran minimal adalah 80% dari poin, begitupun tugas yang dikerjakan harus mencapai 80% poin,” tutur Eko

Parkir Digratiskan selama PKKMB 2016

Hari kedua Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasisa Baru (PKKMB) 2016, pihak keamanan memprioritaskan lahan parkir terdekat dengan gedung Graha Cakrawala untuk parkir kendaraan mahasiswa baru (maba) seperti di parkir gedung dalam Graha Cakrawala, lahan parkir Q3, dan parkir Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA). Menurut Sigit, juru parkir di basement Graha Cakrawala, ketiga tempat itu cukup untuk menampung kendaraan maba. Disinggung soal pembayaran  parkir sebesar 500 rupiah yang biasa diberlakukan untuk ongkos parkir kendaraan motor, Suparman mengatakan akan mulai diberlakukan saat hari efektif  kuliah (22/08). Ketentuan parkir berbayar tersebut selama PKKMB ditiadakan. “Untuk pembayaran parkir selama PKKMB ini tidak ada, tapi kalau mahasiswanya ngasih ya kita terima aja,” tegas Suparman.

Inovasi Baru, Panitia PKKMB Hadirkan Tim Bahasa Isyarat PLB

Ada yang berbeda dengan pelaksanan Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) Universitas Negeri Malang (UM) hari kedua, Selasa (16/08). Tim bahasa isyarat Pendidikan Luar Biasa (PLB) Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) UM menampilkan pertunjukan band dengan menyanyikan lagu Sempurna karya grup band Andra and The Backbone . Uniknya lagi vokalis band tersebut, Tri Febri Kroirun Nidhom, merupakan salah satu mahasiswa jurusan PLB angkatan 2014 penyandang tunanetra. Selain sebagai vokalis, Irun juga bermain gitar. “Selain bisa bermain gitar mas Irun juga bisa memainkan alat musik piano dan juga menjadi vokalis band di jurusan PLB,” ungkap Hanum salah satu anggota tim bahasa isyarat.

ANGKAT BUDAYA INDONESIA, BEM FT SIAP GELAR NALAPARUNGGI

Senin (15/08), Ketua pelaksana PKKMB Fakultas Teknik (FT), Niki Priarsa Viki Yonanda menuturkan FT tengah mempersiapkan penyambutan mahasiswa baru (maba) dengan acara bertema cinta budaya Indonesia: Nalaparunggi. Acara yang dilaksanakan selama tiga hari dari kamis hinga sabtu (18-20/08) itu bertempat di gedung Graha Cakrawala. Tak mau membocorkan detail acara demi unsur kejutan, Niki hanya menjelaskan makna filosofis Nalaparunggi yang berasal dari nama salah satu kerajaan di Nusantara agar maba cinta budaya di Indonesia. Meskipun Niki tidak menjelaskan detail acara, ia menegaskan bahwa tidak akan ada perpeloncoan ataupun bullying di PKKMB FT.  Pada acara ini mahasiswa baru FT pun memiliki julukan sebagai Ksatria Nalaparunggi, dengan tujuan maba memiliki jiwa seperti seorang kesatria yang bijak, penolong, dan bertanggung jawab. Tahun ini pun Fakultas Teknik mempunyai salam yang bererbunyi “Salam Teknik! Dari teknik untuk bangsa dan almamater. Salam teknik! Karya, Abdi, Bakti, untuk...

Hari Kedua PKKMB, 2 Maba dirujuk ke Poliklinik

PKKMB UM 2016 hari kedua ini diwarnai dengan dirujuknya 2 maba ke poliklinik UM. Alasannya, kedua maba ini mengalami sesak nafas. Tim kesehatan mengatakan bahwa kedua maba tersebut sudah memiliki riwayat penyakit. “Karena saya sudah punya bawaan penyakit asma dan tadi malam mengalami pilek dan batuk menyebabkan asma saya kambuh,” ungkap Zelya, salah satu maba yang dirujuk ke Poliklinik UM.