Skip to main content

Posts

Showing posts with the label Edisi 2

Penampakan Buletin #2 #PKPT2013

halaman kiri ke kanan: 12 -1

Lomba Cerpen

Ayo semarakkan semarakkan!!!  MAHAKARYA PENULIS MUDA  oleh: UKM Penulis

Mengintip Hari Kedua PKPT di FE

Hari kedua PKPT (20/8) dilakukan di fakultas masing-masing. Di FE, panitia sudah berkumpul sejak pukul 05.00 pagi dan mulai berada di depan gedung-gedung tempat pelaksanaan PKPT pukul 05.30. Hal ini dikarenakan hari ini adalah hari pertama bagi mahasiswa baru untuk memasuki gedung FE. “Ini menjadi kendala karena tidak ada pembarisan,” kata Achmad Afandi Ketua BEM FE.

Tempat Berpencar, PKPT Tehnik Kondusif

            Pagi ini, (20/8) para mahasiswa baru (Maba) 2013 yang mengikuti PKPT, pertama kali memasuki fakultas masing-masing. tidak seperti tahun kemarin, fakultas tehnik (FT) memisahkan tiap jurusan di tempat yang berbeda. Jurusan mesin ada di H5 lantai4, jurusan industri di H5 lantai 2, jurusan elektro di Sasana Krida (Sakri), dan jurusan sipil di gedung tehnik sipil. Pemisahan ini mengikuti keputusan dari pejabat kampus atau panitia universitas. Hal ini dilakukan agar hasil PKPT lebih terarah, selain itu hal ini disebabkan oleh kurangnya ruangan untuk menampung kapasitas Maba yang banyak.

Klarifikasi

Tulisan Pro-kontra Car Free Day UM yang dimuat pada bulletin SIAR Edisi Mei 2013. Menyatakan bahwa Car Free Day diadakan oleh MENWA, bahwa yang sebenarnya adalah acara Car Free Day merupakan acara yang digagas oleh UK Jonggring Salaka.

Tidak Ada Istirahat, Tidur di Kelas pun Jadi

            Selasa (20/08). Fakultas Pendidikan Psikologi (FPPsi) mengawali hari kedua Pengenalan Kehidupan Perguruan Tinggi (PKPT) berbasis kelas di aula perpustakaan UM dengan materi pertama yaitu perkenalan pemimpin dan ketua ORMAWA fakultas yang diikuti oleh sekitar 186 mahasiswa baru (Maba). Seluruh Maba serempak memakai pakaian batik sesuai dengan pengumuman Nomor 7290/UN32.1/PKPT/2013 yang telah dicanangkan oleh universitas. Kelas berjalan cukup kondusif, suasana tenang dan Maba memperhatikan setiap materi yang diberikan oleh pemateri yang berasal dari dosen fakultas psikologi.

MABA FIK PKPT di Lapangan Tenis

Malang (20/8), Pelaksanaan Pengenalan Kehidupan Perguruan Tinggi Fakultas Ilmu Keolahragaan (PKPT-FIK) berjalan dengan lancar meskipun angin kencang menembus lapangan tenis semi indoor di dekat Graha Cakrawala. Awalnya mahasiswa baru (Maba) FIK ini ditempatkan di gedung Kenanga namun kapasitas gedung tersebut tidak memadai untuk menampung 520 Maba, akhirnya PKPT ditempatkan di lapangan tenis. “Adanya pemindahan tempat yang mendadak ini membuat panitia PKPT-FIK mempunyai gagasan agar Maba tersebut membawa alas duduk berupa sajadah dengan tujuan agar sekaligus bisa digunakan untuk alas sholat berjamaah. Namun, karena PKPT diagendakan selesai pukul 13.00 EIB akhirnya panitia mengusulkan untuk membawa kardus sebagai alas duduk,” papar Imam selaku penanggung jawab panitia PKPT-FIK.

Biar Outdoor, Maba Tetap Bugar

            Pengenalan Kehidupan Perguruan Tinggi (PKPT) Selasa (20/8) di Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK),  berlangsung lancar. Tahun ini, jumlah Maba FIK bertambah dari tahun sebelumnya (2012-red). Pertambahan kuota tersebut dampak FIK menambah prodi baru, yakni Kesehatan Masyarakat. Itu berarti FIK total mempunyai empat prodi, antara lain Program Studi Pendidikan Jasmani dan Kesehatan (PJK), Ilmu Keolahragaan (IK), Pendidikan Kepelatihan Olahraga (PKO) dan Ilmu Kesehatan Masyarakat (IKM).

DMF Gantikan Peran DPM

Pengenalan Kehidupan Perguruan Tinggi (PKPT), Universitas Negeri Malang (UM) hari kedua (20/8) tampak sepi. Kebijakan Rektor pada pelaksanaan PKPT tahun ini berbasis kelas, menjadi penyebab jalan di sekitar Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) sepi dari Mahasiswa baru (Maba), tertinggal segelintir mahasiswa lama dan beberapa panitia PKPT. Tak nampak seragam bertuliskan DPM UM. Saat dikonfirmasi pada Ketua Dewan Mahasiswa Fakultas (DMF) FMIPA , ia mengatakan Peraturan PKPT tahun 2013 yang diputuskan pada Rapat Pimpinan ( Rapim ) terakhir , p engawasan hanya dari R ektorat, t idak ada pengawasan dari mahasiswa sehingga menyebabkan DPM tidak ada yang turun ke Fakultas. “Kemar i n saya juga nunggu undang-undang dari DPM mengenai PKPT , tapi karena peraturan dari rektorat pengawasan dilakukan langsung oleh pihak R ektorat, maka DPM tidak mengeluarkan undang-undang . ” u cap perempuan bernama lengkap Ramandhita ini .

Dilema BEM FIP

            Di tengah hiruk-pikuk Pengenalan Kehidupan Perguruan Tinggi (PKPT) hari ini (20/8), masih menjadi dilema di kalangan organisatoris universitas, khususnya bagi mereka yang berkecimpung dalam BEM Fakultas Ilmu Pendidikan. Berkaitan dengan ditolaknya konsep dari pihak BEM Fakultas (BEMFA) mengenai Sistem Luar dan diberlakukannya Sistem Dalam Kelas ke dalam seluruh agenda PKPT tahun ini, hal tersebut pada akhirnya berdampak terhadap seluruh fakultas di Universitas Negeri Malang (UM). BEM Fakultas harus mengikuti Surat Keputusan (SK) yang dikeluarkan oleh Rektor. Model PKPT yang pernah diterapkan di tahun-tahun sebelumnya, seperti pembarisan, tidak berlaku lagi.