Skip to main content

Posts

Showing posts with the label Editorial

Ketika Pers Dikebiri: Sebuah Refleksi Pemira 2015

      Jumat , 23 Januari dini hari, pelataran gedung A3 Universitas Negeri Malang (UM) yang biasanya senyap terdengar riuh oleh tumpahan massa pendukung para kandidat Badan Eksekutif Universitas (BEM-U) dan Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM) yang mencalonkan diri di Pemilu Raya (Pemira). Massa pendukung tersebut rela duduk di pelatar an bergelar tikar demi menunggu kepastian pemenang. Pengorbanan para pendukung tersebut tidak meluluhkan kekerasaan peraturan yang sudah ditetapkan oleh KPU dan Panwaslu walaupun para pendukung tersebut kedinginan. S e lama se malam penuh mereka harus menunggu kepastian pemenang. Jumat subuh ( 23/01 ) akhirnya penantian para pendukung dan timses menemui titik terang. Rofi ’ ud d in dan Atto’illah terpilih sebagai pasangan Presma dan Wapresma UM 2015.

Editorial: Antara Demokrasi dan Mahasiswa Hari Ini

Oleh: Mutia Husna Avezahra* Peran mahasiswa sepanjang perjalanan sejarah Bangsa Indonesia adalah sangat berharga untuk kita pelajari serta kita maknai sebagai seorang mahasiswa hari ini. Memang, terdapat jurang menganga antara   mahasiswa zaman dulu dan mahasiswa zaman sekarang yang memicu pertanyaan eksistensi dan kontribusi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara pada mahasiswa masa kini. Sebut saja soal ber-demokrasi pada level kampus kita tercinta. Sepertinya, kita masih harus terus belajar bagaimana mewujudkan demokrasi secara praktikal dan esensial, mengingat terdapat ketimpangan yang kita rasakan di sana-sini. Banyak sekali yang akan kita keluhkan mulai dari soal menjamurnya mahasiswa yang apatis sekaligus pragmatis sampai soal detail-detail peran jajaran wakil mahasiswa yang terlampau sibuk mengibarkan bendera partainya. Itu semua adalah akibat konstruksi demokrasi yang belum kuat mencengkeram akar-akar substansi kehidupan mahasiswa. Lalu, kiranya mengap...

EDITORIAL: Eksistensi Mahasiswa oleh Deni Yuga Permana

         Pertama, saya ingin mengucapkan selamat datang bagi Mahasiswa Baru Universitas Negeri Malang. Perlu dipahami bahwa era mahasiswa sangat berbeda dengan saat kawan-kawan di Sekolah Menengah Atas.  Kampus bukan hanya tempat untuk menuntut ilmu, lebih dari itu, seorang mahasiswa juga harus memiliki eksistensi yang bermuara kepada pengabdian untuk bangsa dan Negara. Harus dicatat bahwa mahasiswa mempunyai tanggung jawab yang lebih dalam rangka menjunjung tinggi Tri Dharma Perguruan Tinggi. Mungkin saja dosen yang membimbing kawan-kawan lupa memberikan pemahaman terhadap hal tersebut di kelas saat member materi PKPT. Maka, akan saya ulang isi Tri Dharma tersebut: Pendidikan dan Pembelajaran, Penelitian dan Pengembangan Ilmu Pengetahuan, dan Pengabdian Masyarakat.